Sunday, 13 June 2010

saat kau tak di siNi - ajEng

Seperti bintang-bintang
Hilang ditelan malam
Bagai harus melangkah
Tanpa kutahu arah
Lepaskan aku dari
Derita tak bertepi
Saat kau tak disini
Seperti dedaunan
Berjatuhan di taman
Bagaikan debur ombak
Mampu pecahkan karang
Lepaskan aku dari
Derita tak berakhir
Saat kau tak ada disini

Reff :
Saat kau tak ada
Atau kau tak disini
Terpenjara sepi
Kunikmati sendiri
Tak terhitung waktu
Tuk melupakanmu
Aku tak pernah bisa
Aku tak pernah bisa

Share:

Thursday, 27 May 2010

mungkinkah . . .

Tetes air mata basahi pipiku

Di saat kita kan berpisah

Terucapkan janji padamu kasihku

Takkan kulupakan dirimu

Begitu beratnya kau lepas diriku

Sebut namaku jika kau rindukan aku

Aku akan datang

Mungkinkan kita kan slalu bersama

Walau terbentang jarak antara kita

Biarkan kupeluk erat bayangmu

Tuk melepaskan semua kerinduanku

Lambaian tanganmu iringi langkahku

Terbersit tanya di hatiku

Akankah dirimu kan tetap milikku

Saat kembali di pelukanku

Begitu beratnya kau lepas diriku

Sebut namaku jika kau rindukan aku

Aku akan datang

Mungkinkan kita kan slalu bersama

Walau terbentang jarak antara kita

Biarkan kupeluk erat bayangmu

Tuk melepaskan semua kerinduanku

Kau kusayang

Slalu kujaga

Takkan kulepas selamanya

Hilangkanlah

Keraguanmu pada diriku

Di saat kujauh darimu

Share:

Monday, 24 May 2010

melepas mu . . .

tak mungkin menyalahkan waktu
tak mungkin menyalahkan keadaan
kau datang di saat membutuhkanmu
dari masalah hidupku bersamanya
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
reff:
semakin ku menyayangimu
semakin ku harus melepasmu dari hidupku
tak ingin lukai hatimu lebih dari ini
kita tak mungkin trus bersama

satu saat nanti kau kan dapatkan
seorang yang akan dampingi hidupmu
biarkan ini menjadi kenangan
dua hati yang tak pernah menyatu

repeat reff

maafkan aku yang membiarkanmu
masuk ke dalam hidupku ini
maafkan aku yang harus melepasmu
walau ku tak ingin

repeat reff


Yang pengen lebih romantis .., nyanyinya pake gitar..niy Q kasi chord nya..

========= Chord ==========

[intro] Am C-F
G-Am C-F 3x

G Dm
tak mungkin menyalahkan waktu
G F
tak mungkin menyalahkan keadaan
G Dm
kau datang di saat membutuhkanmu
G F
dari masalah hidupku bersamanya

reff:
G C G
semakin ku menyayangimu
Dm Am G
semakin ku harus melepasmu dari hidupku
C G Dm
tak ingin lukai hatimu lebih dari ini
Am G
kita tak mungkin trus bersama

Am C-F

G Dm
satu saat nanti kau kan dapatkan
G F
seorang yang akan dampingi hidupmu
G Dm
biarkan ini menjadi kenangan
G F G
dua hati yang tak pernah menyatu

[interlude] Am G
C G Dm Am

[chorus]
C G
semakin ku menyayangimu
Dm Am G
semakin ku harus melepasmu dari hidupku
C G Dm
tak ingin lukai hatimu lebih dari ini
Am G
kita tak mungkin trus bersama

G# A#
maafkan aku yang membiarkanmu
G# A#
masuk ke dalam hidupku ini
Fm Gm G#
maafkan aku yang harus melepasmu
G
walau ku tak ingin


Yang maw download lagunya Klik Disini!



Share:

My Girl Episode Terakhir

Rupanya, sebab utama kenapa Seol-woong meminta Yoo-rin pergi meninggalkan Gong-chan adalah karena meski sudah menemukan yang asli, ia masih tetap menganggap gadis itu sebagai cucunya. Sambil melap air matanya yang menetes, Yoo-rin menyebut bakal membereskan semua dengan caranya sendiri.

Saat melangkah keluar, ia berpapasan dengan Seo-hyoon yang langsung membombardir gadis malang itu dengan sejumlah pertanyaan. Kaget saat tahu ayahnya-lah yang menyelamatkan cucu Seol-woong belasan tahun silam, Yoo-rin mendapat ide bagaimana membuat Gong-chan melupakannya dan tidak lupa meminta bantuan Seo-hyoon.

Walaupun sempat merasa lega, belakangan Seo-hyoon merasa bersalah karena tahu betul betapa Yoo-rin sangat mencintai Gong-chan. Dengan terpaksa, ia membantu rencana gadis itu yang mempertemukan Gong-chan, keluarganya, Yoo-rin dan sang ayah. Didepan semua yang hadir, Yoo-rin membeberkan penuturan yang mengejutkan.

Dengan wajah dingin, Yoo-rin menyebut telah mengetahui cucu perempuan Seol-woong selamat sejak awal dan menggunakan kesempatan untuk masuk ke keluarga Gong-chan serta menggunakan Seo-hyoon untuk mencapai niatnya. Sudah tentu Gong-chan tidak percaya begitu saja, namun ia terpaku saat Yoo-rin hanya menatapnya dengan dingin.

Berusaha menutup rapat-rapat kesedihannya dengan minum-minum, saat kembali Yoo-rin terkejut mendapati Gong-chan telah menunggunya untuk mengucapkan selamat ulang tahun. Kembali menegaskan dirinya tidak percaya akan ucapan gadis itu, Gong-chan melangkah pergi dengan lesu.

Ketika masuk ke dalam rumah, Yoo-rin diberitahu sang ayah kalau Gong-chan telah memberinya sejumlah hadiah. Saat di dalam kamar, ia langsung terduduk lemas melihat sejumlah bola kristal yang menandakan bahwa meski waktu telah berlalu cukup lama, Gong-chan ternyata masih tetap mencintainya dengan tulus.

Siapa sangka, pertolongan justru muncul dari pihak yang paling tidak disangka : Seo-hyoon yang ternyata tidak mempercayai ucapan Yoo-rin begitu saja. Dengan air mata bercucuran, ia akhirnya mengakui telah kalah dengan Yoo-rin dalam memperebutkan Gong-chan.

Ternyata bukan cuma Gong-chan, Seol-woong juga tidak percaya akan ucapan Yoo-rin dan sadar akan kesalahannya. Sambil tersenyum, pria setengah baya itu menyuruh Yoo-rin untuk menyusul ke bandara mumpung Gong-chan belum pergi.

Lewat bocoran yang diberikan oleh bibi Gong-chan, Yoo-rin akhirnya tahu bahwa sebelum pergi, pemuda itu berada di gedung tinggi tempat mereka biasa melihat keindahan kota. Sambil berpacu dengan waktu, Yoo-rin bergegas menuju tempat tersebut.

Waktu hendak turun dengan elevator, Gong-chan teringat ucapan Yoo-rin tentang apa yang harus dilakukannya supaya keinginan bisa jadi kenyataan. Siapa sangka, pintu elevator kembali terbuka dan Yoo-rin berada didepannya sambil mengungkapkan apa yang dirasakan sebenarnya.

Ucapan itu keruan saja membuat Gong-chan tidak bisa menahan diri, dan langsung menarik Yoo-rin kedalam sambil memeluk gadis itu seerat mungkin. Kemudian dengan lembut, pemuda itu memegang pipi Yoo-rin dan menciumnya dengan lembut.

Belakangan setelah semuanya kembali normal (Gong-chan dan Yoo-rin bisa bersama lagi), akhirnya terungkap siapa cucu perempuan Seol-woong yang sebenarnya. Dia adalah Choi Ha-na yang datang bersama suaminya Lee Mong-ryong. Apakah nama itu terdengar tidak asing lagi bagi penggemar?

TAMAT.. hiks..hiks > ^_^ <
Share:

My Girl Episode Perdana

Hari-hari Joo Yoo-rin yang bekerja sebagai pemandu wisata dipenuhi hal-hal tidak terduga, salah satunya terjadi ketika ia harus menahan sebuah pesawat yang hendak ditumpangi para kliennya berangkat karena bis mereka belum tiba.

Untuk mengakalinya, gadis itu berpura-pura histeris dan membuat iba pihak keamanan bandara sehingga diperbolehkan masuk ke pesawat demi melihat 'kekasih'nya untuk terakhir kali. Aktingnya cukup meyakinkan, namun ada satu pria di dalam kabin yang tidak bisa dibohongi : Seol Gong-chan. Untungnya sebelum semua terbongkar, para kliennya berhasil naik ke pesawat.

Meski punya banyak talenta selain akting didepan orang, salah satunya kemampuan berbahasa asing, Yoo-rin dipusingkan oleh ulah ayahnya yang kerap menghabiskan uang yang didapat dengan berjudi. Bahkan, tidak jarang mereka harus bermain petak-umpet dengan para penagih utang.

Puncaknya adalah ketika pria setengah baya itu mengambil uang yang seharusnya diperuntukkan untuk membayar sewa rumah, dan para penagih utang mencari Yoo-rin. Lagi-lagi, kecerdikan gadis itu mampu memperdayai orang-orang tersebut sehingga terjadi kejar-kejaran seru.

Kejadian tersebut kembali mempertemukannya dengan Gong-chan yang pernah di'kenal'nya di pesawat, ia nyaris saja ditabrak mobil pemuda itu yang kebetulan melintas. Langsung dibawa ke rumah sakit, gadis itu langsung sumrigah saat tahu Gong-chan adalah eksekutif sebuah hotel ternama, namun semua itu tidak berlangsung lama karena lagi-lagi para penagih utang itu mengejarnya.

Lewat sejumlah aksi penyamaran, mulai dari berpura-pura menjadi tukang bersih-bersih hingga dokter, Yoo-rin akhirnya berhasil keluar dari rumah sakit dengan selamat. Cuma satu cara untuk bisa keluar dari kesulitan yang dialaminya : mencari Gong-chan yang sempat nyaris menabraknya.

Secara kebetulan, Gong-chan sendiri sedang mencari gadis itu, yang mendadak menampakkan diri di kantornya untuk meminta ganti rugi. Menggunakan berbagai cara untuk bisa menaklukkan pemuda itu, kali ini Yoo-rin tidak berkutik karena Gong-chan ternyata lebih lihai dan bisa melihat semua akal bulusnya.

Nyaris saja pulang dengan tangan kosong, kepergian Yoo-rin dihadang oleh Gong-chan, yang meminta untuk menemani pemuda itu bertemu dengan tamu-tamu dari Cina. Degnan kemampuannya berbahasa Mandarin, Yoo-rin mampu menjembatani kendala bahasa antara Gong-chan dengan tamu-tamunya, meski untuk itu ia harus menahan rasa lapar selama beberapa waktu akibat 'sibuk'.

Setelah semuanya selesai, Yoo-rin yang hendak pulang mengurungkan niatnya saat diberitahu kalau kehadirannya telah ditunggu para penagih utang. Mendengar kalau rumah peristirahatan Gong-chan jarang digunakan, ia langsung mendapat ide untuk menempatinya secara diam-diam.
Share: