Jumat, 2009 Juni 12

diRi sEndiRi peRLu akHLak,,makSudNya...??

Akhlak adalah sikap yang digerakkan oleh jiwa yang selanjutnya menimbulkan tindakan dan perbuatan dari manusia. Akhlak berlaku baik kepada Tuhan maupun terhadap sesame manusia ataupun terhadap dirinya sendiri.

Maw tau akhlak apa saja yang harus dimiliki oleh diri sendiri…

  1. Memelihara harga diri

  2. Kesatria (berani atas kebenaran)

  3. Keperwiraan

  4. Kesungguhan

  5. Menjauhkan diri dari riya’ (pamer)

  6. Menjauhkan diri dari takabbur

  7. Jangan bermuka dua

  8. Menjauhkan diri dari ‘ujub

  9. Tidak kikir atau bakhil

  10. Jangan dengki atau iri hati

  11. Menghindarkan diri dari tamak (rakus)

  12. Jangan berputus asa

  13. Senantiasa gembira penuh harapan

  14. Selalu tinggi cita-cita

  15. Gemar kepada ilmu pengetahuan

  16. Cinta kebenaran

  17. Dapat dipercaya

  18. Menepati janji

  19. Senantiasa mengharapkan petunjuk Tuhan.

  20. De-el-el.

udaRa

Ada kutipan dalam film –aq lupa judulnya—tapi selalu tersirat di benakku. Semua yang ada di dunia ini bias dibeli dengan uang, kecuali udara.

Benar juga ya…

Apalagi dalam QS: Al-Hijr: 22

Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan kami turunkan hujan dari langit, lalu kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukan kamu yang menyimpannya.

Banyak jua lhow hikmah dari udara (angin):

  • Seandainya tak ada udara maka akan binasalah semua hewan darat. Dengan menghirup udara, panas yang ada di dalam tubuh hewan tingkatannya akan menjadi sedang, karena udara bagi mereka seperti air bagi hewan-hewan laut. Jika hewan laut tidak lagi menghirup air, maka panas yang ada pada dirinya akan menuju ke dalam hatinya dan itu akan membinasakannya.

  • Udara yang menggerakkan awan. Jika tidak digerakkan, maka awan akan menjadi berat dan akan berdiam di tempatnya, sehingga di daerah bumi yang lain tidak akan dapat mengambil manfaat darinya.

  • Dengan bantuan angin pula kapal-kapal di laut berjalan dan pindah dari satu daerah ke daerah lain.

  • Dengan pergerakan udara, kebusukan di bumi akan hilang, jika tidak ada udara maka tempat-tempat tinggal mereka akan menjadi busuk dan hewan-hewan akan binasa karena wabah dan penyakit.

  • Dll.

Di antara kesempurnaan Allah dan keagungan hikmahnya adalah Allah menjadikan udara yang cerah di sela-sela hujan. Sehingga keduanya dating silih berganti karena dalam hal itu terdapat kebaikan bagi ala mini. Seandainya salah satunya berlangsung terus menerus maka itu akan menimbulkan kerusakan. Misalkan hujan terus-menerus dan deras, niscaya akan membusukkan sayuran, menghancurkan tempat tinggal, rumah-rumah, memutuskan jalan-jalan, dan menghalangi berbagai kegiatan mencari nafkah.

Sebaliknya jika udara terus-menerus cerah niscaya badan manusia dan tumbuhan akan menjadi kering, dan air-air yang berada di mata air dan lembah-lembah akan membusuk. Hal itu akan membahayakan manusia dan akan menyebabkan kekeringan yang menimbulkan bahaya lain berupa penyakit-penyakit.

Jika dikatakan bahwa terkadang di antara hujan dan kering itu menimbulkan mudarat, maka dapat dijawab. Terkadang sesuatu yang nampaknya tidak enak justru itu adalah untuk mengingatkan manusia tentang nikmat, anugrah, dan rahmat Allah.

Allah berfirman dalam QS: Asyura-27

tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendakinya dengan suatu ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui keadaan hamba-hambaNya lagi Maha Melihat

Kamis, 2009 Mei 28

ingatLah

Harta yang paling menguntungkan ialah SABAR.

Teman yang paling akrab adalah AMAL.

Pengawal pribadi yang paling waspada DIAM.

Bahasa yang paling manis adalah SENYUM.

Dan ibadah yang paling indah tentunya KHUSYUK.

renungkanLah

Kita tidak dapat meneruskan hidup dengan baik jika tidak dapat melupakan kegagalan dan sakit hati masa lalu.

jaNgan...janGan..!!

Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik dapa kekayaannya karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-ari yang gelap menjadi cerah.

Diharamkannya Babi

Saat ini dunia digeegerkan dengan penyakit Flu Babi. Korbannya sudah ratusan orang yang terinfeksi oleh virus H1N1 tersebut. Allah SWT telah mengharamkan babi sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya yang artinya: “Tidak aku temukan dalam wahyu yang diturunkan kepadaku, sesuatu yang haram untuk memakannya, kecuali bangkai atau darah yang mengalir atau daging babi, sebab semua itu adalah nista (kotor) atau binatang yang disembelih untuk selain Allah; maka barang siapa karena keadaan terpaksa dengan tidak menginginkannya lagi tidak melampaui batas, maka sesungguhnya Rabb-mu Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.”(QS. Al-An’aam:145).

Sejumlah penelitian medis ilmiah telah menetapkan bahwa babi, dibanding semua jenis hewan yang ada, termasuk daging yang banyak mengandung bahan berbahaya bagi tubuh manusia. Di antara penyakit yang muncul memakan babi adalah sbb:

  1. Penyakit hewan parasit. Diantaranya ialah berkembangnya cacing spiral, termasuk golongan cacing berbahaya bagi manusia. Semua daging babi mengandung cacing ini. Biasanya cacing ini terkumpul dalam otot-otot. Maka orang yang memakan daging babi, bisa menyebabkan nafas terhenti kemudian mati, ini dikarenakan bisa menyerang batas diafragma.

  2. Penyakit dari bakteri, seperti TB (Tuberculoses), Cholera Tivudiah, Pharatefuoid, demam tinggi yang cepat.

  3. Penyakit dari virus, seperti penyakit disfungsi syaraf, dis-fungsi otot jantung (qalbu), influenza.

  4. Penyakit dari mikroba, seperti mikroba Tacsoplasma guwandi, yang bisa menyebabkan panas demam tinggi dan badan melemah, membesarnya hati dan limpa, dis-fungsi paru-paru, otot jantung, dis-fungsi syaraf yang terkait dengan pandangan dan penglihatan.

  5. Penyakit2 yang berkembang dari susunan biologis daging dan lemak babi, dikhawatirkan akan terjangkit penyakit nyeri persendian.

Ditambah lagi, babi mengandung minyak lecithin (minyak babi) yang sangat berbeda dengan hewan lainnya. Oleh karena itu, orang yang memakan daging babi mengandung lecithin jenis ini dan kelebihan kolesterol dalam darah mereka, sehingga menambah kemungkinan terkena penyakit kanker, jantung, pendarahan dad, yang semuanya bisa menyebabkan kematian secara mendadak.

Mudharat yang demikian dan lainnya yang sampai kini belum diketahui lagi, merupakan bukti bahwa pembuat syari’at yang maha bijak tidak mengharamkan memakan babi kecuali karena adanya hikmah yang agung, yaitu menjaga jiwa. Dan menjaga jiwa merupakan satu dari lima pokok hal dalam syariat yang mulia yang harus dijaga.

ngEndaLiin eMosi

Yang namanya manusia tentu saja pernah emosi atau marah. Entah karena ada masalah dengan seseorang ato ada alasan lain. Berikut ini beberapa cara meredam emosi:

  1. Tenangkan hati di tempat yang nyaman

  2. Mengambil air wudhu lalu sholat dan dzikir (bagi umat Islam)

  3. Mencari penyebab dan mencari solusi

  4. Rasakan yang orang lain rasakan

  5. Ingin menjadi orang baik

  6. Mencari kesibukan yang disukai

  7. Cuek dan melupakan masalah yang ada

  8. Kendalikan emosi dan jangan mau diperbudak amarah

  9. Curhat pada orang laen yang bisa dipercaya

  10. Berpikir rasional sebelum bertindak