Friday, 13 September 2013

Harga Tahu Tempe Naik ...

Heran, awal mula harga dollar naik, kenapa yang berkoar hanya tentang kenaikan harga Tahu Tempe alias Kedelai. Kenapa bukan harga bahan pokok lain misalnya bawang putih, bawang merah, cabe, lada, dll.
Aku telusuri, dan menemukan salah satu sumber dari Bisnis Indonesia yang memberikan penjelasan yaitu:

Ironi Kedelai Impor di Negeri Tempe


Bangsa tempe. Itulah anekdot untuk memberikan gambaran bangsa yang lemah, tak berdaya dan sebagainya.

Bahkan, istilah bangsa tempe juga pernah diucapkan dalam Pidato Soekarno pada 17 Agustus 1963 sebagai ungkapan Indonesia bukan bangsa pengemis, melainkan negara besar.

Benar, bisa dikatakan hampir sebagian besar penduduk negeri ini mengenal tempe dan tahu. Setiap makan, tak lengkap rasanya bila tidak ada tempe dan tahu. Oleh karena itu, adalah wajar ketergantungan bangsa ini terhadap tempe dan tahu dengan bahan baku dari kedelai itu sangat besar.

Persoalannya, Indonesia sangat bergantung sekali pada kedelai impor. Indonesia sendiri setiap tahunnya membutuhkan sebanyak 2 juta ton kedelei untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

Ironisnya, Indonesia yang dikenal sebagai negeri tempe tahu tidak mampu memenuhi kebutuhan kedelai itu. Petani lokal hanya mampu memenuhi 60% kebutuhan dalam negeri. Dalam rangka itu, pemerintah pun mencanangkan swasembada kedelai pada 2014. Namun, produksi itu tidak pernah mengalami kenaikan.

Karena ketergantungan impor yang sangat tinggi, tentunya gejolak harga di pasar internasional sangat rentan sekali terhadap pasokan di dalam negeri.

Bayangkan, harga kedelai impor kini mencapai Rp8.200 per kg atau naik 49% dibandingkan dengan awal tahun ini Rp5.500 per kg. Perajin mengkhawatirkan harga itu diprediksi bisa menembus Rp10.000 per kg.

Perajin tahu dan tempe langsung menjerit. Biaya produksi naik signifikan, tetapi di sisi lain mereka tidak berani menaikkan harga jual. Tidak sedikit perajin yang harus bersedia mengurangi keuntungannya hingga 30%, bahkan berhenti produksi.

Akibat ketidakberdayaan itu, perajin-sebanyak 150.000 produsen-siap melakukan aksi mogok dengan menghentikan produksinya selama 3 hari.

"Sekitar 150.000 produsen tahu tempe di Indonesia sudah dikoordinasikan untuk meng­hentikan produksi selama 3 hari," ujar Asep Nurdi, Ketua Kopti Jawa Barat Senin (23/7). Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Kopti) berencana akan menggelar aksi mogok produksi selama 3 hari yakni pada Rabu (25/7)-Jumat (27/7).

Menurut Ketua Kopti DKI Jakarta Suharto, tinggi rendahnya harga kedelai di pasar domestik sangat bergantung pada mekanisme pasar.

Lantaran banyaknya beredar kedelai impor dibandingkan kedelai lokal telah mengakibatkan harga kedelai eceran turut dipengaruhi harga kedelai pasar internasional. 

Isu gagal panennya pertanian kedelai di Amerika Serikat dan Eropa membuat harga di pasar internasional terus merangkak naik. Kondisi itu juga berpengaruh terhadap pasar domestik. Untuk mendapatkan kedelai lokal, katanya, sudah tidak ada lagi, karena seluruh kedelai yang ada di eceran kebanyakan kedelai impor dari AS.

"Aksi unjuk rasa yang dilakukan perajin tahu dan tempe ditujukan agar mendapat perhatian pemerintah," tegasnya.

Dia juga mengancam akan melakukan aksi yang lebih dahsyat lagi bila pemerintah tidak merespons kondisi ini segera.

"Apabila pemerintah tidak meresponnya hingga Lebaran, kami akan berdemontrasi mendatangi Gedung Sate dan Istana Presiden," tegasnya.

Kendalikan Harga

Tujuannya sederhana, pemerintah diminta melakukan pengendalian harga eceran kedelai. "Bulog harusnya bisa difungsikan lagi sebagai bufferstock komoditas kedelai, sehingga harga juga bisa dikendalikan."

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa pun cepat merespons kondisi itu. Pemerintah, tuturnya, hanya bisa mengimbau agar pedagang dan impor untuk tidak menimbun pasokan dan segera mendistribusikan komoditas ke perajin.

Berkaitan dengan opsi pemberian insentif, Hatta menilai pemberian insentif itu tidak efektif karena insentif itu pernah diberikan. Namun setelah diaudit, katanya, insentif tidak sepenuhnya dinikmati oleh petani.

"Dulu pernah ada misalnya dibebaskan cukai yang 5%, tapi setelah diaudit ternyata tidak berhasil karena ternyata bukan petani yang menikmati," ujarnya.

Kementerian Pertanian juga tidak tinggal diam. Mereka mengungkapkan beberapa kendala dalam upaya menggenjot produksi kedelai di dalam negeri. Menurut Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Udhoro Kasih Anggoro, cara menanam kedelai yang cenderung rumit menyebabkan sejumlah petani beralih fungsi lahan dan menahan laju produksi.

"Secara konkret, bercocok tanam padi dan jagung masih lebih menguntungkan ditingkat biaya usaha tani dari kedelai, kurang mendapat insentif," ungkapnya.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Euis Saedah juga mengusulkan untuk dilakukan kontrak panjang dengan importir perusahaan besar kedelai dengan harga tertentu.

"Langkah itu dilakukan dengan tujuan untuk keterjaminan bahan baku dan harga yang stabil. Meskipun demikian, pemerintah harus menyiapkan insentif bagi perusahaan besar tersebut sebagai upaya win-win solution."

Pendapat yang berbeda diungkapkan Mentan Suswono. Menurutnya, kenaikan harga kedelai impor saat ini diharapkan mampu menjadi peluang bagi petani untuk menanam kedelai, sehingga produksi lokal dapat meningkat.

"Kondisi itu justru menjadi peluang Indonesia untuk memanfaatkan kenaikan harga pasar internasional untuk dapat mengembangkan kedelai di dalam negeri, sehingga harga kedelai lokal akan lebih kompetitif."

Selama ini, rendahnya produksi kedelai lokal disebabkan oleh petani tidak tertarik untuk menanam kedelai, karena harganya rendah. Harga kedelai lokal rendah mengikuti harga kedelai impor.

"Justru menjadi peluang Indo­nesia untuk memanfaatkan kenaikan harga di pasar internasional untuk dapat mengembangkan kedelai di dalam negeri, sehingga harga menjadi kompetitif," ujarnya.

Persoalan lain yang dihadapi komoditas kedelai di dalam negeri dan terus bergantung pada impor adalah persoalan lahan. Selama ini tambahan lahan baru untuk tanaman kedelai belum juga terealisasi.

"Sejak awal saya katakan perlu tambahan lahan 500.000 hektare untuk komoditas kedelai," jelasnya.

Dia menilai harga kedelai menjadi dilema bagi pemerintah, yaitu ketika harga tinggi tentu saja petani menjadi bergairah, tetapi di sisi lain konsumen akan terbebani karena produk pangan menjadi mahal.

Menurutnya, hal yang penting yaitu untuk mencari titik keseimbangan harga untuk petani dan konsumen. "Yang jelas kenaikan harga ini peluang untuk bisa dimanfaatkan para petani Indonesia."

Target swasembada sudah ditentukan. Yang dibutuhkan negeri ini hanya konsistensi dengan target sehingga swasembada itu bisa direalisasi pada 2014.

Ooooooooooo,., jadi selama ini kedelai yang berubah bentuk menjadi tahu tempe dan hampir seringnya aku makan itu, awalnya dari kedelai impor.. pantesan, rupiah turun, kok yang paling ngeri dampaknya ada di harga kedelai..
Jadi pengen tahu cara menanam kedelai, sehingga jika ada masalah yang muncul seperti ini, tidak hanya mengobati tetapi mencegah dan mampu mengatasi suatu masalah yang belum terkuak terjadi. 
Selain itu juga tidak atau lebih mengurangi ketergantungan kita (Indonesia) kepada luar negeri. Sehingga kita bisa menjadi bangsa yang mandiri dan bahkan mengekspor hasil budidaya negeri.

Padahal kalo dilihat dari sumber daya alam yang ada di Indonesia, terdapat banyak kelebihan dari negara-negara lain. Hutan masih luas, dikelilingi lautan pula, musim juga mendukung. Kalo liad lingkungan di luar negeri (berdasarkan tontonan di film2 asing), jumlah pohon pun bisa dihitung dengan jari. Kalo di Indonesia, tanpa ada bibit, tanaman/rumput liar bisa tumbuh dengan sendirinya, kug bisa gitu ya.....??? (Perlu belajar lebih detail lagi niy aku)


Share:

Friday, 16 August 2013

Peretas ANDROID

Siapa yang tidak mengenal OS Android di smartphone???
Awalnya, telingaku gag familiar dengan yang namanya android.. Namun dengan membeli dan memiliki smartphone dengan platform Android, maka aku mulai mengenalnya dan semakin dalam aku mengenalnya semakin bertambah pula ilmu dan kawanku. Bertambahnya ilmu karena banyak aplikasi tanpa bayar yang bisa aku aplikasikan di smartphone ku. Semakin banyak aplikasi khususnya aplikasi messenger, memungkinkan banyak orang yang terlupa menjadi ingatan kembali, reuni gitu...

Semakin banyak pertanyaan di benakku, siapa yang membuat OS Android ini?? Kug bisa mendapatkan ide secanggih ini?? Bagaimana caranya membuat sesuatu yang belum pernah ada di dunia ini?? 
Browsing-browsing dan akhirnya menemukan siapa dia... 


Andy Rubin lahir pada tanggal 22 Juni 1946 di New Bedford, Amerika Serikat. Dia adalah pengembang dari Android OS. Sejak kecil, Rubin sudah terbiasa melihat banyak gadget baru. Ini karena ayahnya, seorang psikolog yang banting setir ke bisnis direct marketing, menyimpan produk elektronik yang akan dijualnya di kamar Rubin. Ia memiliki minat besar pada segala hal yang berbau robot. Di Carl Zeiss A.G., tempat pertama kali ia bekerja setelah lulus kuliah, Rubin ditempatkan di sebuah divisi robotika, tepatnya pada komunikasi digital antara jaringan dengan perangkat pengukuran dan manufaktur. Setelah dari Carl Zeiss, ia sempat bekerja di bidang robot di sebuah perusahaan di Swiss.

Karier Rubin di bidang robotika nampaknya semakin cerah, namun hidupnya berubah gara-gara liburan di Cayman Island pada tahun 1989. Saat sedang mengunjungi kepulauan tropis di Jamaika itu, Rubin tak sengaja bertemu dengan seorang bernama Bill Caswell. Pria ini sedang tidur di tepi pantai, terusir dari sebuah cottage setelah bertengkar dengan pacarnya. Andy menawarkan pria itu tempat tinggal dan sebagai balas budi, Casswell menawarkannya pekerjaan. Kebetulan yang menakjubkannya adalah pria itu bekerja di Apple. Di Apple, Rubin mengalami masa-masa yang menyenangkan. Pada saat itu, Apple masih dalam kondisi baik berkat komputer Macintosh. Budaya Apple pun menular pada diri Rubin. Di sana ia sempat melakukan kejahilan, seperti memprogram ulang sistem telepon sehingga ia bisa berpura-pura sebagai sang CEO, John Sculley. Lelucon seperti itu mungkin akan disukai Steve Jobs, pria yang gemar membuat lelucon lewat telepon, namun ketika itu adalah periode Apple tanpa Jobs.

Dari bagian manufaktur, Rubin pindah ke bagian riset di Apple. Kemudian, pada tahun 1990, Apple melakukan spin off untuk membentuk sebuah perusahaan bernama General Magic dan Rubin ikut di dalamnya. General Magic berfokus pada pengembangan perangkat genggam dan komunikasi. Para engineer yang gila kerja, termasuk Rubin tentunya, berhasil mengembangkan sebuah peranti lunak bernama Magic Cap. Sayangnya, Magic Cap tidak mendapat sambutan dari perusahaan handset dan telekomunikasi. Beberapa yang menerapkan Magic Cap hanya melakukannya sebentar. General Magic pun akhirnya hancur.

Beberapa pengembang di General Magic, bersama beberapa veteran Apple, kemudian mendirikan Artemis Research. Perusahaan ini mengembangkan sesuatu bernama webTV, sebuah upaya awal untuk menggabungkan Internet dengan televisi. Rubin bergabung dengan Artemis untuk ikut mengembangkan webTV tersebut. Saat Microsoft membeli Artemis, di 1997, Rubin pun ikut bergabung dengan perusahaan raksasa itu. Episode gila khas Rubin kembali terjadi di Microsoft. Rubin membangun sebuah robot yang dilengkapi kamera untuk mengerjai rekan-rekannya. Gilanya, robot itu terhubung ke Internet dan pada satu insiden sempat dibobol oleh pihak di luar Microsoft. Pada tahun 1999, Rubin keluar dari webTV (dan artinya, ia tak lagi menjadi kar­yawan Microsoft). Ia kemudian me­nyewa sebuah toko di Palo Alto, California, dan menyebut toko itu sebagai laboratorium.


Di tempat yang penuh dengan berbagai mainan robot koleksi Rubin, lahirlah sebuah ide untuk produk baru. Bersama beberapa rekannya, Rubin kemudian mendirikan Danger Inc. Sukses diraih Danger melalui sebuah perangkat bernama Sidekick. Aslinya, perangkat ini dinamai Danger Hiptop, namun di pasaran ia dikenal sebagai T-Mobile Sidekick.
“Kami ingin membuat sebuah perangkat, kira-kira seukuran batang cokelat, dengan harga di bawah 10 dolar dan bisa digunakan untuk men-scan sebuah benda serta mendapatkan informasi soal benda itu dari Internet. Lalu, tambahkan perangkat radio dan transmiter, jadilah Sidekick,” tutur Rubin soal Sidekick.
Saat ini, Sidekick memang sudah terlihat usang, namun pada masanya, Sidekick adalah sebuah benda yang ganjil dengan konsep teknologi yang melampaui zaman. Perangkat itu, menurut Rubin, merupakan pengakses data dengan kemampuan telepon. Ketika muncul di pasaran, Sidekick harus menghadapi kenyataan bahwa PDA sedang kehilangan pasar. Namun, Rubin menegaskan bahwa Sidekick bukanlah PDA.
“Seharusnya, orang-orang bukan bertanya apakah ini PDA atau ponsel. Mereka harusnya bertanya, apakah ini platform untuk pengembang pihak ketiga? Ini adalah hal yang baru. Ini adalah untuk pertama kalinya sebuah ponsel dijadikan platform untuk pengembang pihak ketiga,” kata Rubin.
Sekarang, apa yang dikatakan Rubin bukan hal aneh lagi. Lihat saja Apple de­ngan jutaan aplikasi pihak ketiga yang hadir di iPhone. Hal lain yang dilakukan Danger, yang pada masa itu belum terpikirkan, adalah menjembatani antara pembuat handset dengan penyedia jaringan. Danger memutuskan untuk berbagi keuntungan dengan T-Mobile dalam layanan Sidekick. Dengan demikian, Danger tak me­ngandalkan penjualan handset sebagai sumber penghasilan satu-satunya, namun juga dari layanannya. Ini membuat perusahaan pembuat perangkat (Danger) memiliki tujuan yang sama dengan penjual perangkat (operator telekomunikasi T-Mobile).

Rubin meninggalkan Danger pada tahun 2004. Pada 2008, perusahaannya itu dibeli oleh Microsoft. Sang raksasa rupanya tertarik untuk memasuki bisnis ponsel dengan lebih a­gresif lagi. Nilai yang ditawarkan pun tidak tanggung-tanggung. Menurut kabar yang beredar Microsoft membeli Danger de­ngan harga 500 juta dolar. Namun, pembelian Danger oleh Microsoft ternyata tidak membawa hasil yang berbunga-bunga. Para eksekutif yang tersisa dari Danger digabungkan oleh Microsoft ke dalam Mobile Communication Business, dari divisi Entertainment dan Devices. Kemudian, mereka diminta mengembang sebuah ponsel yang dikenal dengan sebutan Project Pink. Targetnya, ponsel ini harus bisa menjadi pesaing iPhone dan BlackBerry. Menurut ComputerWorld, Project Pink menderita penyakit klasik di sebuah per­usahaan besar. Karena proyeknya cukup bergengsi, ia diperebutkan oleh beberapa pihak. Dan lebih parahnya lagi, perkembangannya makin melenceng dari yang diinginkan. Contohnya, awalnya ponsel itu akan dikembangkan dengan basis Java namun kemudian diminta untuk menggunakan sistem operasi Microsoft.

Sayangnya, Windows Phone 7 yang seharusnya bisa digunakan untuk Project Pink, belum siap. Walhasil, saat diluncurkan, ponsel yang akhirnya bernama Microsoft Kin ini menggunakan sistem operasi Windows untuk ponsel yang “lawas”. Sambutan pasar yang dingin pun membuat Kin akhirnya harus ditutup, hanya beberapa bulan sejak diluncurkan. Nasib layanan Sidekick, yang diwarisi Microsoft dari Danger, juga tak terlalu baik. Dalam satu insiden, yang masih belum diketahui pasti apa penyebabnya, pelanggan Sidekick tiba-tiba kehilangan semua data mereka. Satu hal yang perlu diketahui, semua data pada Sidekick memang disimpan ‘di awan’ (dalam hal ini pada server yang dikelola Microsoft dan bisa diakses melalui Internet). Nah, ketika server itu mengalami gangguan, semua data pengguna Sidekick pun lenyap.

Pada awal tahun 2002, Rubin sempat memberikan sebuah kuliah di Stanford mengenai pengembangan Sidekick. Karena, meski penjualan Sidekick di pasaran tak meledak, perangkat itu dinilai cukup baik dari sisi engineering. Sebuah kebetulan bahwa Larry Page dan Sergei Brin, pendiri Google, ikut hadir dalam kuliah tersebut. Selepas kuliah, Page menemui Rubin untuk melihat Sidekick dari dekat. Rupanya, Page melihat, perangkat itu menggunakan search engine Google. “Keren,” ujar Page. Ini adalah sebuah titik tolak bagi Page untuk sebuah ide yang dalam beberapa tahun kemudian akan terwujud, sebuah ponsel Google. Kurang lebih dua tahun setelah itu, Rubin telah meninggalkan Danger dan mencoba melakukan hal-hal baru. Termasuk di antaranya mencoba memasuki bisnis kamera digital sebelum akhirnya ia mendirikan Android.

Rubin menginkubasi Android saat ia menjadi enterpreneur-in-residence bersama perusahaan modal ventura Redpoint Ventures di 2004. “Android berawal dari satu ide sederhana, sediakan platform mobile yang tangguh dan terbuka sehingga bisa mendorong inovasi lebih cepat demi keuntungan pelanggan,” ujar Rubin. Pada Juli 2005, 22 bulan setelah Android berdiri, perusahaan itu ditelan oleh raksasa Google. Rubin pun memilih untuk bergabung dengan Google. Ketika membeli Android Inc., Google tidak menyebutkan dengan rinci berapa harga yang dibayarkan dan apa yang i­ngin dilakukannya dengan perusahaan itu. Bahkan, Google menyebut pembelian itu sebagai akuisisi terhadap sumber daya manusia dan teknologinya saja. Selain Andy Rubin, Google memang meraup banyak orang-orang brilian dari Android. Ini termasuk Andy McFadden (pengembang WebTV bersama Rubin, dan juga pengembang Moxi Digital); Richard Miner (mantan Vice President di perusahaan telekomunikasi Orange); serta Chris White (pendiri Android dan perancang tampilan serta interface WebTV).Bersama Google, Android diberi kekuatan ekstra. Perusahaan asal Mountain View, California itu kemudian membentuk Open Handset Alliance untuk mengembangkan perangkat bagi Android.Perangkat Android yang hadir pasaran memang bukan buatan Google. Petarung kelas berat Android termasuk Motorola, Samsung, dan HTC masing-masing melemparkan ponsel Android andalan mereka ke pasaran.Di AS, Motorola Droid jadi salah satu senjata Verizon Wireless melawan AT&T dengan iPhone-nya. Sedangkan Nexus One, ponsel Android Google buatan HTC, hadir tanpa “ikatan dinas” pada satu operator tertentu.Kehadiran Android nampaknya beru­saha menggoyang dominasi pasar ponsel di AS. Di Indonesia, Android pun nampak siap jadi primadona setelah muncul de­ngan gegap gempita dalam Indonesia Celullar Show 2010.“Saya tahu bakal ada FUD (fear, uncertainty, doubt). Namun, kami telah melihat beberapa kompetitor mengikuti apa yang kami lakukan. Jadi sepertinya, kami memang di jalan yang benar,” ujar Rubin.

“Google tak bisa melakukan segalanya. dan kami tidak perlu itu. Itulah mengapa kami membentuk Open Handset Alliance dengan lebih dari 34 rekanan,” ujar Rubin.

“Sekadar melemparkan peranti lunak tidaklah cukup,” Rubin menjelaskan, “Anda perlu handset yang dikembanglan untuk peranti lunak ini dan penyedia jaringan yang mau memasarkannya.”


Share:

Tuesday, 6 August 2013

La Tahzan

O.o.. akhirnya kesampaian juga nonton film La Tahzan. Dari sebelum tayang, baca sinopsisnya, hingga cari schedule buat nonton tuh film bersama kekasih..
Ibarat jeruk warnanya kuning memukau, namun rasa belum tentu nikmat terasa manisnya. Luar boleh baik, namun dalamnya belum tentu baik. Itu yang bisa aku ambil dari film ini. 
Luar, dalam hal ini berupa penampilan seseorang. Inocent, jika orang gag melihat seseorang lain tanpa melihat penampilan awalnya, kesan pertama memandang. Namun, perlu diketahui juga bagian "dalam" dari diri seseorang, yaitu agama. Agama kunci utama kehidupan. 
Di film ini, terlihat betapa dijunjung tinggi ilmu agama yang mengajarkan bahwa seorang muslimah seyogyanya menikah dengan seorang muslim. Penekanan ini terkadang menjadi bumerang bagi kehidupan manusia. Karena sisi "terlalu cinta" kepada pasangan, jadinya sisi agama menjadi poin kedua. 
Awalnya aku menaruh hati ke Joe Taslim (Yamada), karena tanpa pikir ulang dan panjaaaang tentang pindah agamanya. Hanya karena ingin menikah dengan Atiqah Hasiolan (Viona), Yamada mampu dengan sekejap berusaha mematangkan hidupnya untuk belajar agama Islam. Dengan diiringi backsound dari Alm. Uje, air mata ku netes satu. Tak urung kedua kalinya karena ada orang ketiga yang membuat Viona bimbang. Hasan, orang yang tiba-tiba menghilang, membuat kacau perasaan cinta Viona, membuat menunggu penantian semu. Namun dalam film ini, selalu dipertontonkan adegan Hasan sedang shalat kapanpun dan dimanapaun dia berada. 
Dalam satu adegan Viona sedang shalat Istikharah, melafalkan doa dan sejenak memejamkan mata, namun yang terlihat hanya Hasan. Itulah pertanda bahwa jodoh Viona adalah Hasan. Hmm film ya film.. coba pada kenyataannya, petunjuk dianugerahkan semudah ini. 
Memang, Hasan sangat berbeda dengan Yamada. Dari sisi agama maupun sisi kehidupan pribadi mereka. Meski Hasan seorang pekerja namun agamanya kuat. Dan Yamada, yang memiliki keluarga keturunan Jepang dan berada di keluarga berkecukupan, namun agama yang dimilikinya berbeda. Niat untuk pindah agama dimiliki oleh Yamada, namun niatnya masih meragukan, karena niatnya bukan karena Allah tetapi hanya menginginkan Viona semata.
Viona,, oohh Vionaa.. cantik rupawan wajahmu, banyak yang melirik ketika memandang wajahmu. Dan begitu berkomitmen hatimu untuk menikah dengan orang yang seiman. Aku salut akan prinsipmu bak karang.

Semoga kita senantiasa dianugerahi keluasan ilmu dan dilindungi oleh Allah SWT, Aamiin.....
Share:

Thursday, 1 August 2013

Solusi Error Has Stopped Working

Ketika sedang menjalankan sebuah software atau game yang baru saja diinstall keluar pesan  'Program Has Stopped Working' . Jika sudah seperti itu biasanya windows menyarankan untuk segera keluar dari software tersebut. Pasti anda marah? haha sudah download lama-lama malah gagal pada saat launch. Nah tutotial dibawah ini mungkin bisa anda gunakan untuk mengatasi 'Program Has Stopped Working'. Dengan cara yang sangat mudah, ini bisa dilakukan oleh siapapun

Berikut langkah-langkahnya:

  • Tekan Windows + Pause break, atau kalau masih bingung, Control Panel > System and Security > System. maka akan muncul seperti gambar dibawah ini

  • Lalu Pilih "advance system setting"

  • Setelah terbuka klik pilih "performance" klik "setting"

  • Kemudian centang "Turn on Deep all program and service except" tinggal add program yang crash. kemudian klik open.

  • Selesai, nah sekarang cobalah kembali mengetes program yang tadinya error Has Stopped Working.

NOTE : Jika masih belum berhasil, semua AV non-aktifkan, di mode compatibility gonta-ganti sampai tidak crash (caranya, klik kanan programnya - propertis - compatibilty).


Untuk ganti win sp3 ke win vista sp2 tinggal centang "run this program in compatibitly mode for :" kalau pakai windows7 biasanya di mode compatibiltynya. kalau win XP sp3 ya Vista SP2 bisa juga win xp sp2.

 *neodelta1.blogspot.com
Share:

Wednesday, 3 July 2013

Buah Matoa and Teh Oolong, What is it ???

Kata-kata "Teh Oolong", aku baru tahu ketika melihat produk teh yang dijual di minimarket. Liad di salah satu berita yang juga menayangkan tentang apa itu teh oolong dan manfaat apa saja yang dibawanya. Namun, yang ada di benakku, mengapa teh tersebut baru muncul dan populer seperti sekarang?? apakah teh tersebut langka??
Seperti halnya buah "Matoa". Aku juga baru melihat dan merasakan buah tersebut ketika ada kiriman dari kekasih yang sengaja berbagi ketika panen.
Ternyata seperti ini bentuk matoa:
Buahnya seperti kelengkeng, bau dan rasa mirip durian, kulitnya keras. Kalo buka kulitnya ada beberapa cara antara lain dengan mengetuknya di meja hingga berbunyi "tok", kalo cowok hanya dengan jempolnya kulit matoa tersebut bisa pecah, dan ada juga dengan menekan buah matoa di atas meja menggunakan kedua telapak tangan. heheh (betapa keras perjuangan untuk membuka kulit matoa itu).
Kalo liad segerombolan buah matoa yang masih ada tangkainya, seperti di bawah ini :
Kalo liad buahnya, ada yang kecil dan ada yang besar. Namun ukuran tidak mengurangi rasa. Rasa tetap sama manisnya. Keren kan.. Kok bisa ada buah seperti itu ya..
Saking penasarannya, aku coba googling buah matoa itu berbuah dari pohon seperti apa. OOoooo ternyata seperti ini :
Kalo liad pohon ini, sepertinya cukup familiar. Sempat discuss dengan rekan kerja yang saat itu mencicipi buah matoa bersama-sama, pohon itu ternyata juga ditanam di lingkungan tempat aku bekerja. E.e.e.... pengen lagiii

OOoooppss..

Kembali ke teh oolong. Kenapa disebut teh oolong?? searching di wikipedia, menemukan wacana
Teh oolong (Hanzi tradisional: 烏龍; Hanzi Sederhana: 乌龙; pinyin: wūlóng; juga disebut 青茶 qīngchá) adalah sejenis teh Tionghoa. Warnanya bisa dibilang antara hijau dan hitam.
Teh oolong yang diseduh dengan baik memiliki rasa yang pahit, namun meninggalkan rasa sedikit manis setelah diminum. Umumnya teh jenis inilah yang disajikan di restoran-restoran Tionghoa yang menghidangkan dim sum atau masakan Tionghoa lainnya.
Kebanyakan daun teh oolong dihasilkan di provinsi Fujian, juga dihasilkan perkebunan teh di Taiwan. Varian teh oolong yang terkenal contohnya adalah tieguanyin (鐵觀音) yang berasal dari Fujian

Dari sumber www.dearryk.com, menyebutkan:
Teh Oolong adalah teh yang disebut sebagai semi-fermentasi. Tidak bisa disebut sebagai teh hijau ataupun teh hitam, oolong berada ditengah-tengahnya. 
Oolong diambil dari nama orang Cina yaitu Wu Long atau Oolong. Dia adalah orang yang pertama kali menemukan teh oolong secara tidak sengaja, karena saat memetik dauh teh, dia meninggalkan daun tersebut untuk mengejar seekor kijang. Tapi, saat dia kembali, teh itu sudah terfermentasi. 
Legenda lainnya menyebutkan bahwa dalam bahasa Cina, oolong berarti naga hitam atau ular hitam, karena daunnyamirip naga hitam kecil yang tiba-tiba terbangun ketika diseduh. 
Teh oolong berasal dari spesies Camellia Sinensis, pada dasarnya dihasilkan dari jenis daun teh yang sama dengan teh hijau dan teh hitam. Tapi, dalam memproses teh oolong, dauh teh yang telah dipetik dijemur dibawah matahari dalam kondisi tertentu agar terjadi oksidasi. Tapi, hanya dilakukan sampai setengah jalan (semi-fermentasi).

Hal ini justru memberikan manfaat lebih pada teh oolong, bahkan dianggap lebih baik dari jenis fermentasi teh lain. Setelah proses semi-fermentasi, selanjutnya daun teh akan dikeringkan lagi dalam wadah yang panas dan keris lalu terakhir adalah menggulung daun teh untuk menghasilkan aroma tajam ala teh oolong. 
Rasa teh oolong ini katanya sih lumayan unik. Awalnya akan terasa pahit, tapi kemudian akan meninggalkan sedikit rasa manis setelah diminum. Nah, selain punya rasa dan aroma yang enak, khasiat dari teh oolong juga banyak.
1. Kandungan Flavonoid dan unsur antioksidan lainnya yang tinggi dalam teh oolong akan mempercepat metabolisme dalam tubuh. Orang yang mengkonsumsi teh Oolong secara rutin akan mengalami pembakaran kalori lebih cepat, dengan kata lain membantu menurunkan berat badan
2. Teh Oolong juga sangat bermanfaat bila dikonsumsi penderita diabetes. Penelitian oleh Jepang, Taiwan dan Amerika Serikat menunjukan bahwa konsumsi teh Oolong secara teratur dapat menurunkan tingkat plasma glukosa pasien diabetes tipe 2. 
3. Teh Oolong juga punya banyak manfaat lain seperti memperlancar pencernaan, mengangkal radika bebas, memberi efek rileks (mengurangi stres), mengobati sakit kepala, mengontrol kadar kolesterol dan banyak lagi. 


Tak usah bingung gimana menyeduhnya, karena di minimarket sudah tersedia kemasan botolan lhoo..

Teh Oolong punya rasa yang enak, aroma yang sedap serta baik bagi kesehatan tubuh. Jadi, jangan ragu lagi untuk mengkonsumsinya.


***Hehehhe.. padahal yang memposting juga belum pernah mencoba minum teh ini.. :p***

 
Share:

Tuesday, 25 June 2013

Processor Intel

 
 
2000: Intel® Pentium® 4 Processor
Intel mengeluarkan prosessor dengan tipe Intel® Pentium® 4 Processor. Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3,06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5 GHz dengan form factor pin 423, setelah itu intel merubah form factor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1,3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3,4 GHz.


2001: Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.


2001: Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel InstructionComputing ( EPIC ).


2002: Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium


2003: Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana


2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.


2004: Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.


2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.


2005: Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.


9 Agustus 2006: Intel Core 2 Duo
Prosesor-prosesor Intel Core 2 Duo dibangun di beberapa fasilitas manufaktur bervolume tinggi dan canggih di dunia menggunakan proses berteknologi silikon 64-nanometer dari Intel. Intel Corporation meluncurkan prosesor Intel Core 2 Duo yang ditujukan bagi PC dan workstation desktop dan laptop consumer dan bisnis – prosesor dengan teknologi yang dapat menghasilkan kinerja lebih, konsumsi daya lebih kecil, serta keleluasaan pemakaian bagi para penggunanya. “Prosesor-prosesor Core 2 Duo adalah prosesor-prosesor terbaik di dunia,” kata Paul Otellini, Presiden dan CEO Intel. “Terakhir kali industri melihat inti komputer dibuat kembali seperti ini adalah ketika Intel memperkenalkan prosesor Pentium. Prosesor Core 2 Duo desktop berisi 291 juta transistor namun hanya mengkonsumsi daya 40 persen lebih sedikit dan tetap dapat menghasilkan kinerja yang dibutuhkan bagi aplikasi-aplikasi masa sekarang dan mendatang.” Keluarga prosesor yang sudah ditunggu-tunggu ini telah memiliki dukungan luas dengan lebih dari 550 rancangan sistem para manufaktur komputer – paling banyak dalam sejarah Intel. Dengan kekuatan dua inti, atau mesin komputasi, prosesor-prosesor ini bisa mengerjakan banyak pekerjaan dengan lebih cepat. Prosesor-prosesor ini juga bisa bekerja tanpa masalah saat menjalankan lebih dari satu aplikasi, seperti membuat e-mail ketika sedang men-download musik atau video dan melakukan scan virus. Chip-chip inti-ganda ini juga meningkatkan performa beragam aplikasi seperti melihat dan memainkan video definisi tinggi, melindungi PC dan aset-asetnya selama transaksi e-commerce, dan memungkinkan umur batere yang lebih baik untuk notebook-notebook yang lebih ramping dan ringan. Prosesor-prosesor Intel Core 2 Duo memiliki banyak inovasi tingkat lanjut,seperti:
    1. Intel Wide Dynamic Execution – Meningkatkan kinerja dan efisiensi. Masing-masing inti bisa menyelesaikan hingga empat instruksi penuh secara bersamaan menggunakan sebuah pipeline 14-tahap yang efisien
    2. Intel Smart Memory Access – Meningkatkan kinerja sistem dengan menyembunyikan latency memori, yang kemudian mengoptimalkan penggunaan bandwidth data komputer yang tersedia untuk menyediakan data ke prosesor ketika dibutuhkan
    3. Intel Advance Smart Cache – Memiliki sebuah cache atau cadangan memori L2 yang berbagi untuk mengurangi daya dengan meminimalkan “lalu lintas” memori tapi meningkatkan kinerja dengan memungkinkan satu inti untuk menggunakan seluruh cache ketika core yang lain sedang tidak bekerja. Hanya Intel yang menyediakan kemampuan ini di seluruh segmen
    4. Intel Advanced Digital Media Boost – Secara efektif menggandakan kecepatan eksekusi untuk instruksi-instruksi yang banyak digunakan di aplikasi-aplikasi multimedia dan grafis
    5. Intel 64 Technology – Penambahan ke arsitektur Intel 32-bit ini mendukung komputasi 64-bit, termasuk memungkinkan prosesor untuk mengakses memori yang lebih besar
    6. Intel Dynamic Power Coordination – Mengkoordinasikan transisi-transisi Enhanced Intel SpeedStep® Technology dan tahap manajemen daya idle (C-states) secara independen per inti untuk membantu mengirit daya
    7. Intel Dynamic Bus Parking – Memungkinkan penghematan daya dan umur batere yang lebih baik dengan memungkinkan chipset untuk menurunkan daya bersama dengan prosesor dalam modus frekuensi rendah
    8. Enhanced Intel Deeper Sleep dengan Dynamic Cache Sizing – Menghemat daya dengan “menguras” data cache ke memori sistem selama periode ketidak-aktifan untuk menurunkan voltasi prosesor.


17 Agustus 2008: Intel Core 2 Extreme Quad Core
Intel mengeluarkan produk terbarunya yaitu prosessor tipe Intel Core 2 Extreme Quad Core. Produk terbarunya tersebut diberi nama Core 2 Extreme QX9300 processor dengan fitur 45W TDP dan memberikan perhatian khusus pada sisi pendingin atau cooling system. The New Intel Core 2 Extreme QX9300 ini memiliki Core clock set pada 2.53GHz dan mengusung FSB atau Front Side Bus sebesar 1066 serta memiliki cache memory sebesar 12MB. Acara peluncuran prosesor quad core ini hanya 2hari sebelum jadwal IDF 2008 dimulai. Untuk masalah harga, The New Core 2 Extreme ini memberikan fasilitas yang cukup menjanjikan namun harga yang ditawarkan relative murah untuk kemampuan sebuah processor yang luar biasa. Adapun harga untuk mobile processor ini berkisar $1038 dimana pihak Intel telah melakukan sedikit kesepakatan untuk menentukan harga dari processor QX9300 ini. Sebagai perbandingan, Dual Core Mobile Chip dengan fitur sejenis yaitu clock speed sebesar 2.53Ghz dengan harga $340, namun kinerja nya 3x lebih lambat jika dibandingkan dengan QX9300. Tentu saja jika ingin menyamai QX9300 maka penggunanya akan membayar harga yang lebih mahal. Berdasarkan sumber lain dari tim pengembang Quad Core, pengembangan pun akan dilakukan untuk merambah pangsa pasar desktop.


Intel Core 2 Quad Q8200
Intel juga merilis jenis prosesor lain yaitu dengan nama Core 2 Quad Q8200. Prosesor ini memiliki Core clock sebesar 2.33GHz dan direncanakan untuk diperkenalkan pada bulan Agustus tepatnya tanggal 31. Processor ini memiliki FSB atau front side bus sebesar 1333 dan besar cache memory 4MB. Berdasarkan keterangan pihak Intel, harga untuk prosesor ini yaitu sebesar $224, dimana ini merupakan harga pasti dan pihak Intel telah memproduksi ribuan unit prosesor ini untuk dipasarkan secara luas. Sehingga Q8200 ini menjadi processor termurah dikelas quad core processor yang mengusung teknologi 45nm fabrication technology line. Processor Q9300 dengan core clock 2.5GHz dan Processor Q9400 dengan clock 2.66GHz dipasarkan dengan harga $266.


Core i3
Core i3 530 berjalan pada 2.93GHz dan tidak memiliki fitur turbo mode. Core i3 530 akan berjalan pada 1.33GHz pada frekuensi terendah, dan tidak lebih cepat daripada 2.93GHz pada full load. Fitur turbo boost yang hilang merupakan pengorbanan, karena 530 masih memiliki 4MB L3 cache dibagi antara kedua core.


Core I5
Uncore i5 berjalan pada clock 2.13GHz, turun dari 2.40GHz. Kinerja yang harus terluka sedikit dibandingkan dengan simulasi Intel Core i3. Selain Turbo Boost hal lain yang Anda korbankan adalah AES acceleration.Westmere’s AES (AES-NI) menonaktifkan-nya pada semua jenis Intel Core i3. Harus ada beberapa alasan bagi pengguna untuk memilih i5 sebagai gantinya.


Intel Core i7
Intel Core i7 menjadi tak terkalahkan di versi laptop dan desktopnya semenjak kemunculan Core pocessors di 2006. Core arsitektur kini ditantang oleh processors AMD kelas tinggi. Dengan Phenom nya, AMD berusaha raih pangsa pasar dengan strategi harga murahnya. Kini AMD harus extra waspada. Pasalnya Intel telah keluarkan Core terbarunya yakni Core i7 dengan chipset X58. Core i7 akan hadir dengan 3 rasa: Core i7-965 Extreme Edition, Core i7-940, dan Core i7-920. Semua processors tersebut hadir dengan 4 cores, Hyper-Threading, 8MB dengan L3 cache memory. Mereka dibuat dengan teknologi manufaktur 45nm. Semua processors tersebut akan berjalan di 1066MHz. Di seri 965 Extreme Edition (EE) akan berjalan pada kecepatan 3,2 GHz .Semu seri EE ini akan mudah untuk di overcloack. Arsitektur baru Intel ini dilengkapi soket LGA 1366. Sayang Soket LGA 775 terdahulu yang suport untuk CPU Core 2, kini sudah tidak kompatibel bagi Core i7.


Core i9
Core i9 adalah processor terbaru intel, dengan spesifikasi memiliki 6 core dengan kecepatan 2.8 Ghz dengan L2 256KB X 6 dan L3 12MB. Procesor Gulftown ternyata lebih hemat power dibanding Corei 7 dan Core 2 Quad pada kecepatan yang sama. Tidak itu saja, Core i9 lebih dingin hampir 8 derajat dibandingkan Core 2 Quad, Core i5 dan Core i7. Untuk gaming kelas FPS, Core i9 memiliki angka relatif. Test benchmark game FarCry 2 dan Unreal Tournament dipegang oleh Core i9, disusul Core i7, Corei 5, Core 2 Quad dan terakhir Phenom II X4. Game Left 4 Dead unggul oleh Core i5, diisusul Core 2 Quad, Phenom II X4, Core i9 (Gulftown) dan terakhir Core i7

Sekian penjelasan tentang jenis jenis Processor Intel, Semoga bermanfaat

Share: